Showing posts with label Campus BUZZ. Show all posts
Showing posts with label Campus BUZZ. Show all posts

15 PTS Bersaing di Debat Bahasa Inggris Antarmahasiswa

Sebanyak 15 PTS di Kopertis Wilayah VIII, Senin (22/6) kemarin bersaing menjadi yang terbaik dalam lomba debat bahasa Inggris antarmahasiswa di kampus Program Pascasarjana Undiknas University. Ajang ini untuk menentukan duta Kopertis VIII ke babak final di Surabaya, bulan depan.

Debat bahasa Inggris yang pertama kali diadakan Kopertis VIII ini, menurut Wakil Rektor Undiknas University yang juga Ketua Panitia Drs. Ngakan Putu Kiskenda, M.S., baru pertama kali diadakan antar-PTS. Juara I dan II akan maju ke babak final bersaing dengan duta PTN dan PTS di Surabaya. Juara nasional akan mewakili Indonesia di lomba debat internasional di Turki.

Dari 15 peserta ini ada PTS mengirimkan dua tim. Sebanyak 11 PTS berasal dari Bali, NTB dan NTT masing-masing mengirim tiga tim. 'Kami berharap tim terkuat Kopertis VIII bisa menembus ke Turki,' ujar Kiskenda.

Rifai A Nur dari Dikti membenarkan lomba ini pertama kali digelar pisah dengan PTN. Ini dilakukan untuk memberi kesempatan bagi mahasiswa PTS ikut serta menuju ke babak final.

Ia mengakui potensi mahasiswa di PTS bersaing menjadi juara dengan PTN sama besarnya. Buktinya pada lomba debat tahun lalu, dari empat tim yang masuk final, dua dari PTS. Makanya ia meminta peserta jangan pesimistis menghadapi tim dari PTN. Lomba menggunakan model debat parlemen Inggris. Tim yang terbaik, kata dia, mampu berpendapat dengan bahasa Inggris yang baik, argumentasinya bagus serta merespons secara benar pendapat lawan berdasarkan teori dan pengalaman.

Koordinator Kopertis Wilayah VIII Baharuddin AB dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kabag Akademis Nyoman Sudiatmika menekankan perguruan tinggi memiliki peranan penting mengembangkan potensi mahasiswa sebagai kader bangsa untuk mencetak kaum intelektual dalam pembangunan. Lomba ini juga mendukung aktualisasi mahasiswa untuk ikut memecahkan berbagai masalah nasional serta memberi solusi terbaik. Makanya ia meminta debat ini bukan sekadar debat melainkan belajar berpendapat berdasarkan tataran teori secara benar.

Sumber [Bali Post]

Bangun Lab PSPD, Kedokteran Unwar minta dukungan Pemprov Bali

Pengurus Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali dipimpin Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurthi, M.Si., bersama Rektor Unwar Prof. Dr. Made Sukarsa, S.E., M.S., dan pengelola Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Unwar, Jumat (19/6) kemarin bertemu Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk minta dukungan pembangunan lab dan fasilitasnya.

Pada saat itu jajaran Unwar didampingi Sekda Bali Drs. Nyoman Yasa, M.Si., selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali. Wisnumurthi mengungkapkan pertemuan dengan Gubernur untuk melaporkan bahwa PSPD ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya kesehatan. Di samping untuk mencegah SDM (sumber daya manusia) Bali agar tak sampai keluar daerah menempuh pendidikan kedokteran.

Secara akademis, kata dia, PSPD Unwar ini dibina langsung oleh Unud dan menjadi tugas Unud nanti memandirikan PSPD Unwar. Pengembangan program ini, kata dia, perlu didukung oleh Pemprov Bali karena bersentuhan dengan kepentingan masyarakat Bali. Dalam pertemuan itu Wisnumurthi menyerahkan proposal untuk pembangunan lab PSPD beserta gedung sekretariat. Pembangunan lab ini sepenuhnya dimintakan kepada Pemprov Bali senilai Rp 2,1 miliar belum termasuk isinya. Sedangkan gedung sekretariat senilai Rp 5,5 miliar akan dibiayai dari berbagai sumber.

Ketua PSPD Unwar Prof. Dr. Dewa Putu Widjana, DAP & Sp.Park, dan Sekretarisnya dr. Gusti Ngr. Anom Murdhana menambahkan program baru ini sangat diminati masyarakat. Hanya kuota mahasiswa barunya dibatasi 55 orang. Sebab selama ini peluang mendapatkan kursi di Fak. Kedokteran Unud sangat terbatas dibandingkan jumlah peminatnya. Biasanya peminat ke FK ini sangat sulit bergeser ke program studi yang lain.

Gebernur Made Mangku Pastika mendukung semua program pengembangan PSPD Unwar ini. Ia mengusulkan untuk merekrut 100 mahasiswa baru ke depan, dengan syarat mengajukan permohonan terlebih dahulu ke pusat.

Program ini, kata dia, sangat bermanfaat bagi masyarakat Bali dalam memberi pelayanan terbaik dalam bidang kesehatan kepada masyarakat. Bahkan ia menawarkan 70 dokter di Diskes Bali bisa dipakai sebagai dosen di Unwar.

Sumber [Bali Post]

Dwijendra pelopori ide 'tuntas belajar 16 tahun' secara gratis

Harus diakui ide-ide besar muncul di Dwijendra. Dulu Dwijendra berani dan pertama menggunakan istilah Hindu dalam pendidikan. Kini ide baru muncul lagi dari Ketua Yayasan Dwijendra Pusat, Drs. Ida Bagus Gede Wiyana dengan menerapkan pendidikan satu atap dengan tuntas belajar 16 tahun. Gratis lagi. Bagaimana pola ini dilakukan?

KONSEPNYA adalah pendidikan yang utuh yakni manawa lan medana. Dalam konsep cakra bawa dan mulat sarira, justru model pendidikan satu atap inilah yang pas untuk pendidikan lokal bermuatan spiritual Hindu.

Dwijendra mulai menggunakan Pra Widya Pesraman bagi TK, Adi Widya Pesraman (SD), Madya Widya Pesraman (SMP), Utama Widya Pesraman (SMA/SMK) dan Maha Utama Widya Pesraman (Univ. Dwijendra). Bahkan pola pendaftaran siswa baru pun menggunakan model satu atap. Kini Ketua Yayasan Drs. Ida Bagus Gede Wiyana bersiap menerapkan pendidikan holistik yang linier yakni pendidikan satu atap dengan ketuntasan belajar 16 tahun.

Jika pemerintah baru menuju Wajib Belajar 9 tahun dan 12 tahun di Denpasar, di Dwijendra dibuka pendidikan tuntas 16 tahun. Untuk itu Ida Bagus Gede Wiyana bersama Wakil Ketua Drs. Made S. Candra Jaya, M.Hum., Jumat (19/6) kemarin mengumpulkan semua kaseknya. Mereka adalah Kepala SD Gede Artana, S.Pd., Kepala SMP Drs. Nyoman Sukendra, M.Hum., Kepala SMA Ida Bagus Alit Bajra Manuaba, S.Pd., Kepala SMK Drs. Ketut Widya, M.Pd., dan Rektor Undwi I Ketut Wirawan, S.H., M.Hum.

Ia menjelaskan, Dwijendra sebagai perintis pendidikan satu atap dimulai dari SD. Lulusan SD ini bisa sekolah gratis di SMP. Jika melanjutkan ke SMA dan perguruan tinggi diberikan bebas uang gedung.

Pendidikan gratis ini dengan syarat siswa dan orangtua siswa meneken kontrak dengan yayasan untuk menyekolahkan anaknya sejak SD hingga sarjana di Undwi. Mereka yang meneken kontrak ini diberikan beasiswa penuh di SD dan SMP Dwijendra yang sering dipolitisi sebagai sekolah gratis. Mereka hanya dikenakan biaya ekstrakurikuler. Inilah yang ia sebut tuntas belajar 16 tahun.

Program ini diluncurkan untuk memberi pilihan kepada masyarakat sekolah bermutu plus keunggulan budi pekerti dan agama Hindu. 'Kan sudah ada dana BOS, kekurangannya kami yang mengatur,' ujarnya.

Ketika ditanya jika di tengah jalan mereka yang meneken kontrak memilih di luar Undwi, ia mengatakan harus dikomunikasikan dengan yayasan, yayasan akan mencarikan fakultas terdekat.

Sementara bagi siswa yang tak ingin tuntas belajar 16 tahun di Dwijendra, kata dia, tetap diterima di SD, SMP, SMA/SMK Dwijendra, dengan catatan tak mendapatkan keistimewaan gratis tersebut. Sebab ia tak ingin SDM yang dibina di Dwijendra dengan muatan budi pekerti lepas kepada pihak lain khususnya untuk silat, agama dan teknologi dasar (PTD). Di samping sebagai pertanggungjawaban atas kualitas serjana yang dicetak Dwijendra.

Kepala SMA Dwijendra Ida Bagus Alit Bajra Manuaba, S.Pd. mengatakan program ini sedang dicanangkan oleh Pemkot Denpasar. Dwijendra bisa dijadikan pilot proyek dengan harapan pendidikan linier berkualitas. Seharusnya Pemkot membantu Dwijendra untuk menjalankan program ini.

Sumber [Bali Post]

Diakreditasi, PS Pramuwisata Budaya Agama Hindu IHDN Denpasar

Program Studi (PS) D-3 Pramuwisata Budaya Agama Hindu, Fakultas Dharma Duta, Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar telah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Akreditasi tersebut dilakukan oleh dua orang asesor dari BAN PT yakni Drs. Maman Lukman Supardi, M.Pd. dan Drs. I Made Suparta, M.Hum. selama lima hari, 14-17 Juni 2009 lalu. Dengan telah diakreditasi, berarti lembaga ini telah diandalkan mencetak SDM di bidang pramuwisata yang profesional dan beretika.

Hal itu dikatakan Dekan Fakultas Dharma Duta IHDN Denpasar Drs. I Made Surada, M.A. didampingi Ketua Jurusan I Wayan Suwadnyana, S.Ag. dan Ketua Program Studi Pramuwisata Budaya Agama Hindu Drs. I Ketut Sumadi, M.Par., Kamis (18/6) kemarin.

Menurut tim akreditasi, IHDN Denpasar merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang mengelola program studi pramuwisata budaya agama Hindu. Karena itu, IHDN diharapkan mampu menjadi contoh dalam mencetak pramuwisata yang profesional, beretika, memahami seni budaya dan agama Hindu. 'IHDN Denpasar nantinya diharapkan mampu mencetak pramuwisata budaya agama Hindu yang setara dengan kelas dunia. Karena itu perlu dukungan semua pihak,' kata Sumadi menambahkan.

Surada menambahkan, mahasiswa baru yang kuliah di PS Pramuwisata Budaya Agama Hindu akan disediakan beasiswa. 'Sesuai daya tampung, tahun akademik 2009/2010 ini kami menerima 30 mahasiswa PS Pramuwisata Budaya Agama Hindu. Mereka akan kami sediakan beasiswa,' ujarnya.

Dikatakannya, peluang kerja menjadi pramuwisata sangat terbuka lebar bagi generasi muda Bali. Banyak biro perjalanan wisata di Bali masih kesulitan mendapatkan pramuwisata yang memahami dengan baik tradisi, budaya dan aktivitas keberagamaan Hindu yang menjadi daya tarik wisata.

Rektor IHDN Denpasar Drs. I Gede Rudia Adiputra, M.Ag. membenarkan peluang kerja di bidang pramuwisata sangat besar yang selama ini belum dapat dipenuhi dengan baik. Peluang ini mesti direbut oleh krama Bali agar tak terpinggirkan dalam perkembangan pariwisata.

Lulusan PS Pramuwisata Budaya Agama Hindu IHDN memiliki peluang besar untuk itu karena mereka memahami betul budaya dan agama Hindu. Apalagi IHDN telah menjadi anggota Asita dan mendapat dukungan dari DPD HPI Bali, Dinas Pariwisata Bali dan sebagainya

Sumber [Bali Post]

STIKOM Bali digandeng Microsoft kembangkan 'Technopreneurship'

pengantar

Tidak sia-sia perjuangan para pimpinan dan seluruh staf/dosen serta perwakilan mahasiswa STIKOM Bali. Dengan dukungan penuh para pengurus yayasan dan setelah bekerja keras serta menanti hasil akreditasi dalam beberapa bulan, akhirnya Prodi Sistem Komputer STIKOM Bali meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melalui surat keputusan BAN PT nomor 010/BAN-PT/S-1/V/2009 tanggal 23 Mei 2009.

Ketua STIKOM Bali Drs. Dadang Hermawan, M.M., Ak. menyatakan sangat jarang untuk satu perguruan tinggi yang pertama kali diakreditasi BAN PT mendapatkan peringkat B, apalagi PTS, kecuali perguruan tinggi tersebut mempunyai sistem dan pengajaran yang berkualitas dan manajemen mutu yang baik. Nilai B ini memang pantas diperoleh STIKOM Bali karena PTS ini telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001-2000 pada tahun lalu.

Baru-baru ini STIKOM Bali telah memperpanjang kerja samanya dengan PT Microsoft Indonesia tentang penggunaan software yang asli selama 3 tahun bagi seluruh civitas akademika STIKOM Bali. Dengan demikian seluruh kegiatan baik akademik maupun non-akademik yang menggunakan perangkat lunak Microsoft dapat dilaksanakan tanpa khawatir di-sweeping aparat keamanan.

Atas dasar kerja sama dengan Microsoft tersebut dan juga dalam rangka pembentukan komunitas technopreneurship STIKOM Bali, Drs. Dadang Hermawan, M.M., Ak. selaku Ketua STIKOM Bali juga berkesempatan menghadiri grand launching beberapa produk baru Microsoft di Jakarta baru-baru ini yang dihadiri CEO Microsoft Amerika (Pusat) Steve Ballmer.

Dengan melihat prestasi STIKOM Bali selama ini kepercayaan masyarakat kepada STIKOM Bali semakin tinggi. Jumlah mahasiswa baru sebelum pengumuman kelulusan UAN sudah hampir mencapai 1.000 orang. 'Yang lebih mengejutkan lagi terjadi kenaikan animo masuk ke kelas unggulan STIKOM Bali yaitu International Class kerja sama dengan Help University Malaysia hampir 300%,' demikian Dadang didampingi M. Sarjana mengakhiri keterangannya di ruang kerjanya di Kampus STIKOM Bali yang baru di Renon Denpasar.

Sumber [Bali Post]

STIKOM Bali digandeng Microsoft kembangkan 'Technopreneurship'

Tidak sia-sia perjuangan para pimpinan dan seluruh staf/dosen serta perwakilan mahasiswa STIKOM Bali. Dengan dukungan penuh para pengurus yayasan dan setelah bekerja keras serta menanti hasil akreditasi dalam beberapa bulan, akhirnya Prodi Sistem Komputer STIKOM Bali meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melalui surat keputusan BAN PT nomor 010/BAN-PT/S-1/V/2009 tanggal 23 Mei 2009.

Ketua STIKOM Bali Drs. Dadang Hermawan, M.M., Ak. menyatakan sangat jarang untuk satu perguruan tinggi yang pertama kali diakreditasi BAN PT mendapatkan peringkat B, apalagi PTS, kecuali perguruan tinggi tersebut mempunyai sistem dan pengajaran yang berkualitas dan manajemen mutu yang baik. Nilai B ini memang pantas diperoleh STIKOM Bali karena PTS ini telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001-2000 pada tahun lalu.

Baru-baru ini STIKOM Bali telah memperpanjang kerja samanya dengan PT Microsoft Indonesia tentang penggunaan software yang asli selama 3 tahun bagi seluruh civitas akademika STIKOM Bali. Dengan demikian seluruh kegiatan baik akademik maupun non-akademik yang menggunakan perangkat lunak Microsoft dapat dilaksanakan tanpa khawatir di-sweeping aparat keamanan.

Atas dasar kerja sama dengan Microsoft tersebut dan juga dalam rangka pembentukan komunitas technopreneurship STIKOM Bali, Drs. Dadang Hermawan, M.M., Ak. selaku Ketua STIKOM Bali juga berkesempatan menghadiri grand launching beberapa produk baru Microsoft di Jakarta baru-baru ini yang dihadiri CEO Microsoft Amerika (Pusat) Steve Ballmer.

Dengan melihat prestasi STIKOM Bali selama ini kepercayaan masyarakat kepada STIKOM Bali semakin tinggi. Jumlah mahasiswa baru sebelum pengumuman kelulusan UAN sudah hampir mencapai 1.000 orang. 'Yang lebih mengejutkan lagi terjadi kenaikan animo masuk ke kelas unggulan STIKOM Bali yaitu International Class kerja sama dengan Help University Malaysia hampir 300%,' demikian Dadang didampingi M. Sarjana mengakhiri keterangannya di ruang kerjanya di Kampus STIKOM Bali yang baru di Renon Denpasar.

Sumber [Bali Post]

Rektor UNDWI genjot penelitian Mahasiswa dan Dosen

Rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar I Ketut Wirawan, S.H., M.Hum., mulai menggenjot kreativitas penelitian mahasiswa dan dosen. Usai membuka pelatihan karya tulis ilmiah bagi mahasiswa, Kamis (18/6) kemarin, ia menegaskan para dosen juga 'dipaksa' menghasilkan penelitian.

Pelatihan yang dirangkaikan pelantikan pengurus UKM Undwi kemarin juga dihadiri Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Drs. Ida Bagus Gede Wiyana, Wakil Ketua Yayasan Drs. Made S. Candrajaya, M.Hum. dan para dekan di lingkungan Undwi. Hadir pula PR III Unud Prof. Dr. Ir. Nyoman Sutjipta, M.S., sebagai narasumber. I Ketut Wirawan menegaskan dengan pelatihan karya tulis ilmiah ini ia berharap mahasiswa Undwi akan menghasilkan proposal yang bisa diajukan ke Dikti untuk memenangkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Para dosen ia katakan wajib hukumnya menghasilkan satu karya penelitian yang bisa dipublikasikan tiap semester. Artinya, penelitiannya bermanfaat bagi masyarakat. Ketentuan ini adalah syarat berat mengikuti akreditasi institusi dan kenaikan pangkat.

Dikatakannya, penelitian dosen tersebut bisa dalam bentuk kerja sama atau penelitian mandiri. Yang penting hasilnya bermanfaat untuk masyarakat. 'Jika tak mampu, rektor boleh tak menandatangani DP3 para dosen,' ujarnya. Ia menegaskan pelatihan karya tulis ilmiah ini implementasi dari Tri Darma PT. Pelatihan juga bermanfaat untuk menyelesaikan tugas akhir serta media menggali ide-ide baru dalam iptek dan seni.

Pada acara itu Rektor Undwi juga melantik 11 ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Ia mengatakan UKM di Undwi bukan hanya ada, namun harus berfungsi sebagai media penyaluran bakat dan minat mahasiswa, meningkatkan penalaran mahasiswa serta meningkatkan kesejahteraan mahasiswa. Mahasiswa Fikom Undwi saat ini ikut memantau pelaksanaan PKB yang perlu ditiru oleh mahasiswa fakultas lainya baik di Pertanian, Teknik dan FKIP. Bila perlu mahasiswa FT Undwi terjun ke desa mendata dan menata lingkungan desa dan parahyangan.

Sementara itu, PR III Undwi Drs. Ida Bagus Rai, M.Si. mengatakan prestasi UKM Undwi sudah dibuktikan di Bali dan regional. Bahkan dalam forum karya ilmiah dan BEM, mahasiswa Undwi pernah meraih terbaik nasional dan diperhitungkan oleh PTS lain. Untuk penelitian, ia setuju perlu digenjot lebih tajam lagi guna menghasilkan peneliti muda yang andal.

Sumber [Bali Post]

Gelombang III, Kedokteran Unwar Jaring 20 Mahasiswa

Walaupun dibuka perdana, hingga hasil seleksi gelombang I dan II Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Univ. Warmadewa (Unwar) Denpasar sudah menjaring 37 mahasiswa. Pada seleksi gelombang III akan dijaring lagi 20 mahasiswa baru.

Hal itu ditegaskan Ketua PSPD Unwar, Prof. Dr. Dewa Putu Wijana DAP & E, Sp.Park., didampingi sekretarisnya dr. I Gst. Ngr. Anom Murdhana, Selasa (16/6) kemarin. Pendaftaran gelombang III (terakhir) dimulai 15 Juni dan ditutup 23 Juni mendatang. Seleksi akan diadakan 26 dan 27 Juni serta pengumuman seleksi dilakukan 5 Juli 2009. Pengumuman hasil seleksi sengaja dilakukan sebelum pengumuman SPMB di PTN untuk memberi ruang bagi lulusan SMA bersaing sehat di Kedokteran Unwar.

Dewa Putu Wijana mengugkapkan pihaknya membengkakkan kapasitas di gelombang III ini bukan karena PSPD sulit mencari mahasiswa melainkan sengaja diformat sejak awal agar diperoleh input yang berkualitas. Makanya di seleksi gelombang III yang dulu hanya ditargetkan 10 mahasiswa, kini menjadi 20 mahasiswa. Hal ini juga untuk mengantisipasi peserta yang telah lulus seleksi sebelumnya hijrah ke PTN.

Ia menegaskan kapasitas PSPD Unwar maksimal 56 mahasiswa. Karena itu pada seleksi terakhir ini diharapkan pesertanya lebih banyak karena peluang yang diperebutkan juga makin banyak.

Ia membandingkan kelulusan seleksi FK Unud saat ini 1 : 10, sementara di PSPD Unwar hanya 15 persen alias 1: 7. Ini artinya terjadi persaingan yang sangat kompetitif sebagai tanda awal bahwa pendidikan ini akan berlangsung dengan berkualitas.

Gst. Ngr. Anom Murdhana menambahkan bagi peserta yang tak lulus pada seleksi I dan II saat mendaftar ikut seleksi gelombang III ini tetap diberikan diskon Rp 250.000. Ia menegaskan bobot dan format tesnya sama, tapi soalnya berbeda karena disetarakan dengan Unud.

Calon mahasiswa baru yang mendaftar pada gelombang III hingga Selasa kemarin, kata Gst. Ngr. Anom Murdhana, sudah 22 peserta. Ia memperkirakan jumlah peserta di tahap terakhir ini berkisar 100-150 orang. Ia berharap lulusan SMA yang ingin menjadi dokter memanfaatkan kesempatan terakhir ini.

Sumber [Bali Post]

STIE Satya Dharma Singaraja gelar Gita Satya Dharma di sejumlah SMA/SMK di Singaraja

Dalam rangka ikut berpartisipasi pada kegiatan perpisahan SMA/SMK yang ada di Singaraja, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Satya Dharma Singaraja menyelenggarakan kegiatan Gita Satya Dharma Singaraja di beberapa SMA/SMK di Singaraja, 6-13 Juni 2009 lalu. Kegiatan ini berupa sumbangan hiburan musik dan lagu-lagu yang diisi oleh beberapa artis Bali dari BRTV, Gana Idol dari Indonesian Idol, dan Rossie Idol yang merupakan Putri Pantane 2007.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STIE Satya Dharma mengatakan, kegiatan ini selain sebagai partisipasi positif atas keberhasilan pelaksanaan Ujian Akhir Nasional tingkat SMU/SMK juga sebagai ajang kreativitas mahasiswa STIE Satya Dharma sekaligus promosi untuk memperkenalkan STIE lebih banyak kepada para siswa dan siswi SMU/SMK yang ada di Singaraja, terutama para siswa kelas XII yang telah mengikuti kegiatan akhir studinya dalam Ujian Akhir Nasional. Dengan demikian para siswa dapat mengetahui lebih banyak tentang STIE. Di satu sisi, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengakrabkan civitas akademika STIE Satya Dharma dengan lingkungan sekolah.

Kegiatan Gita Satya Dharma ini juga diselingi kegiatan seminar nasional yang diselenggarakan pada tanggal 12 Juni 2009 di Kampus STIE Satya Dharma Singaraja yang diikuti oleh seluruh mahasiswa. Kegiatan seminar nasional ini mengangkat tema 'Bagaimana Bali Memandang Lingkungan dari Kajian Budaya' yang diisi oleh Dr. I Gusti Putu Suryadarma, M.S. dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan dimoderatori oleh BR Indra Udayana, S.E. yang merupakan Puket IV STIE Satya Dharma dan juga pengasuh Ashram Gandhi Puri Satya Dharma.

'Kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai ajang kreativitas yang positif dalam menambah wawasan dan pengetahuan serta mengembangkan bakat dan potensi para mahasiswa dalam berorganisasi dan memanajemeni bentuk kegiatan yang diselenggarakan secara aplikatif di lapangan,' kata Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma Singaraja Dr. AAN Oka Suryadinatha Gorda, S.E., M.M.

Pelaksanaan kegiatan Gita Satya Dharma Singaraja 2009 ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak, baik dari lingkungan sekolah maupun pendukung kegiatan. Rangkaian kegiatan ini didukung oleh PT Merta Buana Motor Singaraja dealer resmi Honda, V-Studio Musik, Columbia Singaraja, dan Gajah Mada Printting.

Sumber [Bali Post]

2 program studi Fak Brahma Widya IHDN Denpasar raih B gemuk

Dua Program Studi (Prodi) masing-masing Filsafat Agama Hindu dan Prodi Teologi Hindu Fakultas Brahma Widya Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar sama-sama terakreditasi dengan nilai B gemuk. Berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi No.010/BAN-PT/Ak-XII/S1/V/2009 tertanggal 23 Mei 2009, Prodi Filsafat Agama Hindu memperoleh nilai 355. Sedangkan berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi No.008/BAN-PT/Ak-XII/S1/V/2009 tertanggal 15 Mei 2009, Teologi Hindu mendapat nilai 356. Perolehan nilai yang cukup membanggakan itu berkat kerja keras semua pihak.

Demikian dikatakan Dekan Fakultas Brahma Widya IHDN Denpasar Prof. Dr. Made Titib didampingi Kejur Teologi Hindu I Ketut Gunarta, M.Ag. dan Kejur Filsafat Timur Drs. I Wayan Gata, M.Pd. di sela-sela seminar internasional yang digelar Fakultas Brahma Widya, Selasa (16/6) kemarin.

Kata Prof. Titib, mesti dimaklumi bahwa Brahma Widya itu poros dari ilmu agama Hindu. Karena poros, ada yang menyarankan agar ke depan IHDN ini menjadi universitas -- namanya Universitas Brahma Widya -- yang di dalamnya ada bermacam-macam aspek. Fakultas Brahma Widya IHDN Denpasar tak hanya mencetak lulusan yang ahli teologi dan filsafat. Para lulusannya juga berpeluang menjadi guru agama Hindu. Sebab, ke depan semua prodi di IHDN mendapat program kependidikan setara akta IV. Dengan demikian para lulusannya bisa menjadi guru.

Kuliah di Fakultas Brahma Widya juga disediakan beasiswa. Ketut Gunarta menambahkan, hampir 100 persen mahasiswa Brahma Widya mendapat beasiswa.

Lanjut Titib, nilai B yang diraih oleh dua prodi tersebut ke depan diharapkan bisa ditingkatkan. 'Melalui kerja keras semua pihak, diharapkan minimal nilai itu bisa dipertahankan dan bahkan kalau bisa ditingkatkan menjadi A,' katanya sembari mengatakan, saat ini hampir semua dosen Brahma Widya telah berkualifikasi S-2. Membanggakan, saat ini ada sejumlah dosen perempuan yang sedang mengikuti program S-3.

Sementara seminar internasional tersebut menghadirkan narasumber ahli astrologi dan filosoper dari India D.N. Acharya Swamui, mengetengahkan tema 'Man, Mind and Consciousness'. Seminar yang diikuti para dosen dan mahasiswa IHDN Denpasar itu dibuka PR I IHDN Denpasar Drs. Wayan Mudana, M.Pd.

Sumber [Bali Post]

Mahasiswa Fikom Dwijendra terjun pantau terus PKB 2009

Penonton PKB jangan kaget kalau ada yang mengacungkan corong untuk diwawancarai. Mereka adalah mahasiswa Fak. Ilmu Komunikasi (Fikom) Univ. Dwijendra (Undwi) yang ditugaskan selama sebulan memantau PKB.

Ide ini datang dari Dekan Fikom Undwi Dra. Ida Ayu Ratna Wesnawati, M.M., yang benar-benar mengelola fakultas ini secara profesional. Kompetensi mahasiswanya terus digenjot agar tak canggung lagi berada di dunia kerja.

Untuk menbekali kompetensi itu, 33 mahasiswa Fikom Undwi diterjunkan memantau pelaksanaan PKB. Mereka, kata Ida Ayu Ratna Wesnawati, diterjunkan sejak pawai pembukaan hingga berakhirnya PKB ke-31, 11 Juli mendatang.

Ini mungkin pertama kali dalam sejarah PKB, dipantau oleh kalangan mahasiswa. Itu pas dengan kompetensi yang akan dibentuk agar menjadi lulusan Fikom yang profesional di bidangnya. Selama pemantauan, katanya, mahasiswa menyebarkan kuisioner untuk mengetahui respons masyarakat/penonton sekitar mutu, kelemahan dan kelebihan agenda PKB. Mahasiswa juga melakukan peliputan kegiatan PKB, mengkritisi kelemahan PKB seperti pawai pembukaan, sarasehan, pergelaran dan hal-hal kecil menyangkut PKB.

Ida Ayu Ratna Wesnawati yang juga memiliki Media Wacth mengungkapkan mahasiswa sengaja diterjunkan selama PKB sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah. Mereka mempraktikkan bagaimana teknik wawancara, menggunakan kamera, meliput sebuah pertunjukan dan sarasehan serta mengamati secara kritis masalah yang muncul di PKB.

Mahasiswa juga memantau soal toilet di PKB, kebersihan, perilaku penonton dan kesiapan panitia. Hasil pemantauan ini, kata dia, akan disampaikan kepada Panitia PKB sebagai masukan untuk pelaksanaan PKB ke depan.

Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Drs. Ida Bagus Gede Wiyana menegaskan kegiatan yang dipantau mencakup lima kegiatan pokok PKB yakni penilaian masyarakat terhadap pelaksanaan pawai, pameran, pergelaran, lomba dan parade. Termasuk stan kuliner masakan khas Bali dan penilaian masyarakat terhadap pelaksanaan sarasehan. Mahasiswa yang ditugaskan untuk melakukan pemantauan tampak sangat antusias melaksanakan tugas.

Sumber [Bali Post]

Program perdana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Poltek Negeri Bali akhirnya diwisuda

Direktur Politeknik Negeri Bali (PNB) Ir. Putu Dana Pariawan Salain, M.Sc., MIHT. Senin (15/6) kemarin mewisuda 162 lulusan perdana program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Jurusan Teknik Elektro PS Manajemen Informatika dan D-3 Teknik Komputer dan Jaringan.

Mereka ini hasil seleksi ketat dari peserta awal 258 orang. Setelah melewati masa pendidikan dengan standar mutu, hanya 162 yang menyelesaikan pendidikan ini. Mereka terdiri atas Jembrana 17 orang, Tabanan (25), Buleleng (30), Badung (11), Denpasar (28), Gianyar (24), Bangli (9), Klungkung (3) dan Karangasem (15).

Selain karena faktor kualitas, peserta yang gugur karena tak disiplin menjalankan perkuliahan dan sedikitnya minat dalam TI. Makanya PNB, kata Dana Pariawan Salain, tak mau main-main dalam mengelola program ini.

Ia mengatakan, angkatan kedua program ini masih kuliah. Namun tahun ini pemerintah pusat menyetop program ini sehingga dikhawatirkan tak berkelanjutan. Dana Pariawan Salain mengharapkan Pemprov Bali, pemkab/pemkot di Bali terketuk hatinya untuk membiayai program strategis ini menyiapkan SDM Bali yang andal dalam TI dan jejaring.

Butkinya, semua lulusan PJJ ini sudah ditampung di sekolah, pemda dan diknas di daerah masing-masing dengan sistem kontrak.

Ditanya soal kecilnya gaji, ia mengatakan mereka digaji Rp 400 ribu/bulan. Diharapkan pemkot/pemkab ikut menanggulangi kekurangan tersebut sehingga mereka menjadi SDM yang benar-benar andal dan sejahtera. Apalagi selama kuliah, mahasiswa program ini selain digratiskan dari biaya pendidikan juga mendapatkan uang saku dari pemerintah pusat.

PNB sebagai pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vocational sangat berkepentingan SDM Bali banyak terbentuk di program ini. Ini sesuai dengan misi PNB untuk menghasilkan tenaga andal berorientasi pada kebutuhan pasar. Mengedepankan pendidikan dan pelatihan teknologi terapan. Semua ini diarahkan untuk pengembangan kualitas, relevansi dan daya saing lulusan perguruan tinggi.

Tampil sebagai lulusan terbaik I, II dan III masing-masing Putu Agus Junaedy Saputra (3,81), Wayan Eka Putra Kunindra Jaya (3,74) dan Putu Eka Juliartha (3,71)

Sumber [Bali Post]

Mahasiswa ISI dapat kucuran dana untuk wirausaha

Sebagai bukti dari kegiatan program mahasiswa wirausaha tahun 2009, sebanyak 88 mahasiswa ISI Denpasar dari dua Fakultas, Senin (15/6) kemarin menandatangani kontrak kerja bantuan modal kerja program mahasiswa wirausaha ISI Denpasar.

Setelah penandatanganan ini mahasiswa berhak mendapat kucuran dana sekitar Rp 8 juta per orang atau bisa berkelompok dengan maksimal 5 orang per satu kelompok, dengan bantuan yang didapat per kelompok sebesar Rp 40 juta.

Uang ini merupakan bantuan modal untuk membuat usaha yang disesuaikan dengan bidang ilmunya. Uang ini termasuk di dalamnya modal usaha, persiapan dan dana operasional sampai usaha tersebut bisa berjalan dan mengalami titik impas (break event point). Persyaratannya adalah mahasiswa yang telah menyelesaikan semester IV atau telah mengantongi minimal 80 SKS dengan catatan belum mengambil mata kuliah TA (tugas akhir).

PR III ISI Denpasar Drs. I Made Subrata, M.Si. yang juga ketua panitia program kewirausaha ini menjelaskan, sebelum mahasiswa mengaplikasikan usahanya, mereka diberikan Pendidikan dan Pelatihan Program Kewirausahaan selama tiga hari dari tanggal 30 April - 2 Mei 2009, bertempat di Ruang Sidang Gedung Lata Mahosadi ISI Denpasar. Pembakalan diisi oleh para dosen Fakultas Ekonomi Unud, dari Dinas Koprasi, dan salah seorang pengusaha sukses.

Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan magang sesuai dengan bidang yang ditekuni. Tercatat sebanyak 18 mahasiswa dari Fakultas Seni Pertunjukan dan 70 mahasiswa dari Fakultas Seni Rupa dan Desain akan membuka usaha sendiri yang didampingi oleh dosen pembimbing.

Nantinya para dosen inilah yang akan mengevaluasi hasil kerja mahasiswa. Mereka juga diwajibkan membuat laporan perkembangan usaha kelompoknya dan mengungkapkan kendala yang dihadapi, sehingga bisa dicarikan solusi oleh dosen pendampingnya.

Sementara itu, Pembantu Rektor I ISI Denpasar Drs. I Ketut Murdana, M.Sn. yang mewakili Roktor ISI Denpasar dalam pembukaan pendidikan dan pelatihan mengungkapkan, pemberian modal usaha kepada mahasiswa yang pertama kali ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan secara baik oleh mahasiswa. Program ini merupakan kebijakan dari Dikti Departemen Pendidikan Nasional yang intinya untuk memberikan modal kepada para mahasiswa di universitas negeri dan politeknik se-Indonesia.

Tujuannya jelas untuk mengurangi pengangguran intelektual yang jumlahnya cukup besar di negeri ini. Dan, diharapkan bisa membuka lapangan kerja baru, di mana mahasiswa sebagai pengelola bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatnya di kampus dan menerapkannya di lapangan. Kegiatan ini sangat bermanfaat agar mahasiswa memiliki kemampuan tambahan (soft skill) yang tentunya siap bekerja setelah lulus kuliah.

Sumber [Bali Post]

Dies Natalis ke-30, STIMI Handayani Lepas 270 Wisudawan

Bersamaan dengan Dies Natalis ke-30 dan Wisuda ke-26, STIMI Handayani, Kamis (11/6) kemarin menyelenggarakan wisuda dengan mengambil tempat di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur. Sebanyak 270 wisudawan mengikuti kegiatan yang berlangsung cukup meriah itu.

Dari Konsentrasi Manajemen Keuangan meluluskan 81 wisudawan. Terpilih sebagai wisudawan terbaik Ni Ketut Bima Widya Dewi dengan indeks prestasi (IP) 3.57 (cumlaude). Berikutnya dari Konsentrasi Manajemen Pemasaran diluluskan 46 wisudawan dengan wisudawan terbaik Han Dwi Cahyono, 3.78 (cumlaude). Menyusul Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia meluluskan 26 wisudawan dengan Ni Made Satya Utami sebagai wisudawan terbaik 3.41 (sangat memuaskan).

Manajemen Perkantoran meluluskan 25 wisudawan. Putu Deshelia sebagai wisudawan terbaik 3.54 (cumlaude) pada lulusan Manajemen Perkantoran. Terahkir Konsentrasi Manajemen Bisnis Pariwisata meluluskan 92 wisudawan, dengan Ni Luh Surasmini sebagai wisudawan terbaik, 3.61 (cumlaude).

Ketua STIMI Drs. Nyoman Mendra, M.Par. menjelaskan, dalam upaya meningkatkan daya saing bangsa di tataran globalisasi, STIMI Handayani Denpasar sebagai salah satu institusi yang mengelola pendidikan ingin senantiasa melakukan pembenahan dan perbaikan secara menyeluruh. Memasuki usianya yang ke-30, STIMI Handayani Denpasar telah melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi maupun kegiatan kemanusiaan.

Pada bidang kelembagaan, STIMI Handayani telah meningkat status kelembagaannya. Pada tahun 1985 dari status terdaftar menjadi status diakui pada tahun 1990 untuk jurusan manajemen dan tahun 1991 untuk semua jurusan yakni jurusan sekretaris dan manajemen.

Pada bidang pengembangan tingkat akademik para dosen, sampai saat ini STIMI Handayani memiliki 12 dosen penyandang gelar S-2, dosen yang mengikuti S-2 tiga orang dan dua orang mengikuti program doktor. Berikutnya bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi tetap menunaikan tugas di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Mendra menambahkan, STIMI Handayani juga tetap memberikan prioritas bidang prasarana dan sarana. Peralatan di bidang informasi dan teknologi tetap mendapat prioritas, selain kualitas ruang kuliah yang selalu diciptakan senyaman mungkin. Terakhir pada bidang kemahasiswaan, para mahasiswa dibina sejak awal sehingga ada keseimbangan antara kegiatan intra dan ekstra kurikuler.

Ketua Yayasan Pendidikan Handayani Ir. Ida Bagus Gde Wirawibawa Mantra M.T. menyatakan berdasarkan pemantauannya lulusan STIMI Handayani tidak saja terserap oleh pasar kerja, bahkan ada membantu program pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan. Kedaan tersebut sudah tentu sangat membanggakan karena sarjana-sarjana tersebut telah mampu menyumbangkan disiplin ilmu yang dimilikinya untuk kemajuan bangsa dan negara. Sampai saat ini STIMI Handayani telah meluluskan 5.678 orang.

Sumber [Bali Post]

Cinema On Campus - HMJ Manajemen FE UNUD

Bosen nonton film di bioskop...??? Bosen nonton film yang itu-itu aja...???
Ini niy alternatif acara yang bisa jadi pilihan buat ditongkrongin bareng temen-temen.
HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Manajemen Fakultas Ekonomi UNUD bakalan menggeber acara C.O.C alias Cinema On Campus. Diadainnya hari Rabu, tanggal 23 Juni 2009 mulai dari jam 11 siang ampe 7 malem.Dateng aja ke Kampus Ekonomi (Ruang D4 - D5) Universitas Udayana di Jl. PB Sudirman - Denpasar.
Film yang diputer berasal dari macem-macem genre, mulai dari komedi, action, ampe horor...

tiketna murah banget Lhoo!!!
cuma Rp.10.000 udah basa seru-seruan bareng temen... plus bisa dapetin doorprize..

Info & ticket box:
+628593 5366 147 (Ryu) | +628180 5631 771 (Dek Di)

UNUD tuan rumah konvensi pengembangan siswa se Asia 2009

CampusBUZZ: Tanggal 28 Mei kemarin Universitas Udyana menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan konvensi pengembangan siswa se Asia atau yang lebih kerennya disebut "Regional Convention on Student Development". Konvensi tahunan ini diikuti dari berbagai negara di ASIA seperi Brunei Darussalam dan Malaysia, dimeriahkan lebih dari 300 orang.

Menjadi batu loncatan bagi UNUD go international
Event tahun ini merupakan kerja sama antara pihak Universitas Utara Malaysia dan didukung Event berskala internasional ini menjadi batu loncatan sekaligus penanda bagi Universita Udayana yang sudah mulai mengkukuhkan positionangnya di peta pendidikan Bali dan Indonesia sebagai "world class university". Ini juga sepertinya berarti UNUD bakal lebih sering lagi mengadakan kerja sama internasional dengan Universitas-universitas luar negeri lainnya, pun menggelar event pertemuan atau konvensi berskala internasional. Ya iyalah, namanya juga lagi membangun jejaring internasional. Sudah wajib banget tuh UNUD mulai menjajaki Universitas-Universitas di luar negeri untuk bekerja sama

What about the other students?
UNUD sendiri mengikutsertakan 14 orang mahasiswa dan perwakilan masing-masing fakultas. Namun pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana dengan mahasiswa/i lainnya? Sudah cukup sering di Bali diadakan event-event berskala internasional. Namun ironisnya hanya sedikit yang benar-benar menyadari bahwa event terseut memang ada. Andaikata pun tahu, banyak yang tidak punya kesempatan untuk ikut serta. Lalu bagaimana pula dengan event ini yang mengambil tema "Nurturing Student Leadership Talent" ini? Bukankah temanya bagus banget untuk disebar ke mahasiswa lainnya? Akankah mahasiswa/i lainnya kena cipratan ilmu dari event ini? BIlakah pihak Universitas membagikan apa yang mereka dapat pada saat event kepada seluruh civitas UNUD?

Info:

w. Universiti Utara Malaysia
w. Universitas Udayana Bali


Suara Udayana hunt for new broadcaster. Are you the one?

Crew Suara Udayana FM

Udah pada tahu kan kalau Universitas Udayana sekarang sudah punya radio komunitas sendiri? Belum? Waduh, oke deh lainkali theYC bakal posting apa dan bagaimana radio komunitasnya Universitas kebanggaan Bali yang satu ini. tapiuntuk sekarang, kita sebagai penyambung lidah mereka, bahwa Suara Udayana mencari kandidat baru bagi kalian-kalian yang tertarik untuk menjadi broadcasternya Suara Udayana. Syarat utamanya cuman satu, selama kamu masih terdaftar sebagai mahasiswa/i di Universitas Udayana, maka kami sudah lolos tahap pertama kualifikasi untuk menjadi si 'agent of Udayana voice'. So, let the hunt begin!


Joint the new crew
Hanny, si pentolannya Suara Udayan ngasi tahu ke theYC bahwa recruitment penyiar baru bakal berlangsung cukup lama, dari tanggal 26 Mei kemarin hingga Juni 20. Wah lama juga yah? Menurut Hanny pula, kenapa waktu recruitmentnya lama karena start tanggal 2 besok bakal sudah mulai UAS di UNUD. So, waktu diperpanjang agar di sela-sela ujian pun masih bisa untuk sesi recruitment (mungkin ada interview session nya juga kali ya?). Kirimkan surat lamaran lengkap (cv, foto terbaru post card, fotokopy ktm) d/a: Lt.1 gedung GDLN UNUD JL. PB Sudirman, tiap hari kerja (10 pagi-6 sore), sebelum 20 juni 2009. So, bagi yang tertarik dateng aja langsung ke Gedung GDLN Universitas Udayana di Lantai 1... trus cari deh ruangan Radio Suara Udayana FM.










Begini nih aksi-aksi mereka di studio.

Syarat


  • Co/ce (diutamakan yang cowok)

  • Mahasiswa/wi UNUD

  • Menguasai komputer/software audio

  • Berwawasan luas

  • Sense of music yang bagus

  • Loyalitas kerja yang tinggi

  • Mampu bekerja baik secara team/individu

  • Adaptable



Tanya-tanya dunk...?
Masih perlu tanya-tanya lagi? Hubungan aja temen-temen kita di Suara Udayana FM di
Suara Udayana FM
Gedung GDLN Universitas Udayana, Lantai 1
Jl.B. Sudirman, Denpasar
p. +62 361 255197
hanny (081805402268), yoga (085936154586), silka (081916111105)


Psst... kalau kalian belum pernah denger Suara Udayana FM mengudara, mereka ada di 107,5 FM ya frekuensinya!

STP Nusa Dua Bali dapat kunjungan dari KBRI Polandia, jajaki kerja sama

Salah satu hal yang bisa menjadi pertimbangan buat kamu untuk mencari tempat kuliah yang berkualitas adalah kerja samanya dengan instansi maupun perusahaan lainnya. Ini bisa menjadi menjanjikan buat kamu bisa mendapat kesempatan bekerja di perusahaan tersebut, atau bahkan dikirim bekerja ke negeri orang. Salah satu kerja sama yang sedang dijajaki oleh STP Nusa Dua Bali adalah dengan pihak dari KBRI Polandia. Senin (16/3) kemarin KBRI di Warsawa Polandia berkunjung ke pihak manajemen STP Nusa Dua Bali. Kunjungan tersebut dihadiri oleh 10 orang group dari Poiandia yang beberapa diantaranya adalah Spa Operator. Menurut sumber informasi sih mereka sedang menjajaki kerja sama termasuk untuk mencari Spa Therapist khusus Balinese Massage. Oh ya, just for info aja sih, bahwa Balinese Massage sangat terkenal lo di seluruh dunia, dan dari pengalaman kami spa therapist sangat dibutuhkan dewasa ini untuk dikirim ke seluruh penjuru dunia. Dan jangan salah, pekerjaa sebagai seorang spa therapist bisa sangat menjanjikan lo dari segi penghasilan. Nah, ternyata di STP Nusa Dua Bali ini juga sudah dibuka lo program Diploma II Spa dan Diploma II Spa Management sejak 2006 lalu. So, kalau kamu berniat untuk melanjutkan kuliah dan ingin bisa bekerja ke luar negeri, mungkin ada baiknya kamu tanya-tanya ke STP Nusa Dua Bali. Kali-kali aja kamu bisa berangkat ke Polandia ya gak...

INFO
STP Nusa Dua Bali

Jl. Darmawangsa, Kampial, Nusa Dua 80363 Bali - Indonesia.

P. +62 361 773537
F. +62 361 774821
E. info@stpbali.ac.id
W. www.stpbali.ac.id

Sumber 'Kunjungi STP Nusa Dua Bali, KBRI Polandia Tawarkan Kerja Sama' [via BaliPost]

Open Recruitment pengurus BEM-PM UNUD periode 2009-2010

Boeat kamu-kamu yang merasa aktif banget di kegiatan kemahasiswaan kampus dan ingin lebih aktif lagi, ada ajakan nih dari rekan-rekan BEM-PM Universitas Udayana.

Ajakan bagi mahasiswa Udayana yang mempunyai loyalitas terrhadap lembaga kemahasiswaan, BEM UNUD mengajak untuk bergabung dalam kepengurusan BEM-PM UNUD periode kepengurusan 2009-2010. Untuk mengisi jabatan di bawah kementrian-kementrian sebagai berikut:

1. Kementrian pendidikan dan pengembangan sumber daya organisasi
2. Kementrian sarana dan prasarana
3. Kementrian kesejahteraan mahasiswa
4. Kementrian komunikasi dan informasi
5. Kementrian luar negri

(wuizzz... canggih amat pake Kementerian segala?!)

Kegiatan seleksi dilaksanakan mulai dari tanggal 10 Maret kemarin hingga tanggal 16 Maret hari ini, bertempat di Sekeretariat BEM-PM UNUD ASRAMA PUTRA UNUD; Jl. Diponegoro (DEPAN EX-ALFA). So buat kamu-kamu yang tertarik bisa buruan ikutan. Untuk contact person kamu bisa hubungi no telepon 081 854 05965 atau email: merenges_tenges@yahoo.com

Setelah 9 Minggu studi bahasa di Amerika, Ririn kembali ke Bali

Akhirnya, setelah 9 minggu mengikuti studi program pertukaran bahasa IALSP (Indonesia America Language Studies Program), teman kita Ririn - seorang mahasiswi FSRD ISI Denpasar pulang kembali ke Bali. Sabtu (14/3) kemarin ia berbagi cerita dan pengalaman selama mengikuti program bahasa tersebut di Negeri Paman Sam. Ririn berhasil mengikuti short course berkat beasiswa yang berhasil didapatnya dari IIEF (The Indonesian International Education Foundation).

Inginnya sih setelah mengikuti program ini ia bisa berbagi ppengalaman dengan pihak manajemen ISI sebagai perbandingan dan juga masukan agar ISI bisa menjadi lebih baik lagi. Well semoga aja studi Ririn yang jauh-jauh ke USA tidak menjadi sia-sia yah. Dan semoga juga semakin banyak lagi ada mahasiswa/i ISI yang mendapatkan kesempatan studi banding ke luar negeri, iya kan.

Sumber 'Mahasiswa ISI Denpasar Datang dari Amerika' [via BaliPost]