Boeat kamu-kamu yang merasa aktif banget di kegiatan kemahasiswaan kampus dan ingin lebih aktif lagi, ada ajakan nih dari rekan-rekan BEM-PM Universitas Udayana.
Ajakan bagi mahasiswa Udayana yang mempunyai loyalitas terrhadap lembaga kemahasiswaan, BEM UNUD mengajak untuk bergabung dalam kepengurusan BEM-PM UNUD periode kepengurusan 2009-2010. Untuk mengisi jabatan di bawah kementrian-kementrian sebagai berikut:
1. Kementrian pendidikan dan pengembangan sumber daya organisasi
2. Kementrian sarana dan prasarana
3. Kementrian kesejahteraan mahasiswa
4. Kementrian komunikasi dan informasi
5. Kementrian luar negri
(wuizzz... canggih amat pake Kementerian segala?!)
Kegiatan seleksi dilaksanakan mulai dari tanggal 10 Maret kemarin hingga tanggal 16 Maret hari ini, bertempat di Sekeretariat BEM-PM UNUD ASRAMA PUTRA UNUD; Jl. Diponegoro (DEPAN EX-ALFA). So buat kamu-kamu yang tertarik bisa buruan ikutan. Untuk contact person kamu bisa hubungi no telepon 081 854 05965 atau email: merenges_tenges@yahoo.com
SMA Negeri 8 Denpasar sambut teman-teman dari Singapura
Teman-teman kita di SMA Negeri 8 Denpasar Sabtu (14/3) kemarin mendapatkan kehormatan dengan mendapatkan kunjungan dari rekan pelajar SMP/SMA di tiga sekolah teladan di SIngapura. Siswa/i yang berjumlah 24 orang tersebut rencananya bakal melakukan studi budaya dan kolaborasi budaya yang masa kunjungannya berlangsung selama 4 hari.
Oh ya, perlu diketahui bahwa ini pertama kalinya lo SMA Negeri 8 mendapat kunjungan internasional. Pasti seneng dong dapat rekan, teman dan kerja sama baru yang notabene mendunia, Siswa/i dari Malay Literature Support Group tersebut kemarin disuguhi berbagai atraksi dan kolaborasi kesenian seperti Gender Wayang, Geguritan, Beleganjur. Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Denpasar, mereka melakukan menjajaki kerja sama ini via website dan diharapkan kedepannya bisa terus mengadakan kerja sama internasional lainnya. Wah, memang sudah seharusnya dan it's about time nih semua sekolah pro akitf melakukan kerja sama via dunia maya yang memang tanpa batas. Semoga kunjungan ini menjadi batu loncatan untuk kerja sama lainnya.
Sumber 'Kolaborasi Budaya Bali-Singapura di SMA Negeri 8 Denpasar' [via BaliPost]
Oh ya, perlu diketahui bahwa ini pertama kalinya lo SMA Negeri 8 mendapat kunjungan internasional. Pasti seneng dong dapat rekan, teman dan kerja sama baru yang notabene mendunia, Siswa/i dari Malay Literature Support Group tersebut kemarin disuguhi berbagai atraksi dan kolaborasi kesenian seperti Gender Wayang, Geguritan, Beleganjur. Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Denpasar, mereka melakukan menjajaki kerja sama ini via website dan diharapkan kedepannya bisa terus mengadakan kerja sama internasional lainnya. Wah, memang sudah seharusnya dan it's about time nih semua sekolah pro akitf melakukan kerja sama via dunia maya yang memang tanpa batas. Semoga kunjungan ini menjadi batu loncatan untuk kerja sama lainnya.
Sumber 'Kolaborasi Budaya Bali-Singapura di SMA Negeri 8 Denpasar' [via BaliPost]
Pelantikan pengurus OSIS SMP PGRI 1 Denpasar yang baru
Wuis, selamat ya. Sabtu (14/3) kemarin akhirnya dilantik juga pengurus OSIS SMP PGRI 1 Denpasar yang baru untuk masa periode kepengurusan 2009 - 2010. Pelantikan OSIS dilakukan secara sederhana di aula sekolah yang serah terimanya dilakukan oleh Kepala Sekolah Bapak Made Renu.
Siapa yang berhasil membawa tampuk Ketus yang baru? Ternyata A.A. Gede Punia Artawan Putra berhasil menjadi ketua OSIS yang baru menggantikan ketua yang lama Pradnya Nugraha. Ini berarti Artawan bakal menjadi perpanjangan tangan Guru dan 2000 siswa lainnya. Hmmm, bukan tugas yang gampang lo, tapi kita percaya pasti mereka bisa. Sukses ya.
Sumber 'Made Renu Lantik Pengurus OSIS Baru' [via BaliPost]
Siapa yang berhasil membawa tampuk Ketus yang baru? Ternyata A.A. Gede Punia Artawan Putra berhasil menjadi ketua OSIS yang baru menggantikan ketua yang lama Pradnya Nugraha. Ini berarti Artawan bakal menjadi perpanjangan tangan Guru dan 2000 siswa lainnya. Hmmm, bukan tugas yang gampang lo, tapi kita percaya pasti mereka bisa. Sukses ya.
Sumber 'Made Renu Lantik Pengurus OSIS Baru' [via BaliPost]
Setelah 9 Minggu studi bahasa di Amerika, Ririn kembali ke Bali
Akhirnya, setelah 9 minggu mengikuti studi program pertukaran bahasa IALSP (Indonesia America Language Studies Program), teman kita Ririn - seorang mahasiswi FSRD ISI Denpasar pulang kembali ke Bali. Sabtu (14/3) kemarin ia berbagi cerita dan pengalaman selama mengikuti program bahasa tersebut di Negeri Paman Sam. Ririn berhasil mengikuti short course berkat beasiswa yang berhasil didapatnya dari IIEF (The Indonesian International Education Foundation).
Inginnya sih setelah mengikuti program ini ia bisa berbagi ppengalaman dengan pihak manajemen ISI sebagai perbandingan dan juga masukan agar ISI bisa menjadi lebih baik lagi. Well semoga aja studi Ririn yang jauh-jauh ke USA tidak menjadi sia-sia yah. Dan semoga juga semakin banyak lagi ada mahasiswa/i ISI yang mendapatkan kesempatan studi banding ke luar negeri, iya kan.
Sumber 'Mahasiswa ISI Denpasar Datang dari Amerika' [via BaliPost]
Inginnya sih setelah mengikuti program ini ia bisa berbagi ppengalaman dengan pihak manajemen ISI sebagai perbandingan dan juga masukan agar ISI bisa menjadi lebih baik lagi. Well semoga aja studi Ririn yang jauh-jauh ke USA tidak menjadi sia-sia yah. Dan semoga juga semakin banyak lagi ada mahasiswa/i ISI yang mendapatkan kesempatan studi banding ke luar negeri, iya kan.
Sumber 'Mahasiswa ISI Denpasar Datang dari Amerika' [via BaliPost]
Kertalangu Fotografer Day - Workshop dan Lomba Foto
Proses pembelajaran yang sangat efektif saat ini adalah belajar dengan pendekatan kreativitas, diskusi kelompok intensif serta berada dalam lingkungan menyenangkan dan dekat dengan alam terbuka. Pembelajaran seperti ini merangsang otak kanan dan otak kiri bekerja seimbang serta akan melahirkan generasi muda yang mandiri dan kreatif.Sinopsis Proposal
Bertitik tolak dari keunggulan pembelajaran yang kreatif tersebut, dunia fotografi yang kini sedang diminati remaja dan dewasa, sangat memerlukan satu wadah pembelajaran yang menyenangkan, asyik, tidak menjemukan dan berada di luar yang bernuansa alam. Penggabungan metode pembelajaran ini, diharapkan dapat terwakilkan dengan acara,’’Kertalangu Fotografer Day’’. Harian Umum Denpasar Post (DenPost) ingin mengembangkan satu konsep pembelajaran fotografi yang menggabungkan konsep tersebut. Mengungkap teori, mempelajari praktik serta lomba dengan memanfaatkan suasana pedesaan yang ada di Desa Budaya Kertalangu. Kemudian menggabungkan kemampuan teknologi informasi yang kini mesti dikuasai generasi muda.
Desa Budaya Kertalangu yang berada di Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur ini, secara topografi ada di tengah kota. Namun, Desa Budaya Kertalangu merupakan satu konservasi alam dan budaya yang telah mendapat pengakuan dari Pemerintah Kota Denpasar dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Denpasar No 25 tahun 2008 tentang penetapan Desa Budaya Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur sebagai Desa Budaya, yang merupakan kawasan yang harus dilestarikan dan dikembangkan menjadi kawasan hijau, dilindungi dan mengembangkan budaya masyarakat. Oleh karena itu, posisinya di tengah kota, mudah dijangkau, serta alamnya yang masih alami, dengan hamparan sawah, kerajinan gerabah, ukiran, usaha lilin dan gelas, memberikan satu keunikan yang bisa digali dalam proses pembelajaran praktik dan lomba foto.
Dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam jaringan Face Book (FB) akan dilakukan pembelajaran secara berlanjut dalam satu komunitas group ‘’Kertalangu Club Foto’’. Lomba foto aka dipandu melalui FB, sampai akhirnya menentukan juara pada awal April 2009.
workshop diberikan oleh fotografer Bali Post, Iwan Darmawan yang telah berpengalaman sebagai fotografer berita selama 13 tahun. Dan akan mengajarkan kiat2 menguasai kamera digital dan membuat foto kreatif.
Peserta dibuka untuk SMP dan SMA se-Bali yang ingin mempelajari fotografi yang lebih mendalam, asyik dan juga menyenangkan. Demikian juga bagi mereka yang terlibat dalam penerbitan sekolah, pelatihan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas foto dan penerbitan sekolah yang kini berkembang dengan pesat.
Kreteria Workshop dan Lomba Foto
‘’Kertalangu Fotografer Day, Workshop dan Lomba Foto’’
‘’Fotografi, Asyik dan Menyenangkan’’
Peserta:
Peserta: Pelajar SMP dan SMA se-Bali
1. Peserta dapat mewakili sekolah atau secara pribadi
2. Tiap peserta membayar kontribusi Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah)
3. Masing-masing peserta mendapat snack 2 kali, makan siang satu kali dan piagam workshop dari panitia bersama Kadis Kebudayaan Kota Denpasar.
4. Peserta yang mewakili sekolah, kolektif 5 orang atau kelipatannya mendapat diskon 10 persen.
5. Peserta yang mewakili sekolah harus melampirkan surat penugasan dari sekolah.
6. Tiap orang peserta membawa satu kamera digital tipe apa saja.
Pendaftaran Peserta:
Pendaftaran peserta dilaksanakan di:
Kantor Harian DenPost
Kompleks Gedung Pers Bali Ketut Nadha (BaliTV)
Jalan Kebo Iwa 63A, Padangsambian Kaja, Denpasar
No Telepon: (0361) 416669, 416665
Pelaksanaan
Workshop dilaksanakan pada:
Hari/tanggal : Sabtu, 14 Maret 2009
Waktu : Pukul 08.00 – 17.00 Wita
Tempat : Desa Budaya Kertalangu
Lomba yang dipandu Face Book (FB) dilaksanakan dalam rentang waktu, 15 Maret sampai 4 April 2009.
Pengumuman Lomba Foto akan dilaksanakan pada 4 April 2009 di Desa Budaya Kertalangu. Pukul 08.00 sampai selesai.
Juara Lomba Foto
1. Diakhir workshop, sambil praktik, akan diadakan lomba foto dalam panduan FB di internet. Juara yang diperebutkan Juara I, II dan III.
2. Tiap pemenang lomba masing-masing mendapatkan:
a. Piala Tetap
b. Hadiah
c. Piagam
Sumber Info event:
(http://www.facebook.com/home.php?#/event.php?eid=54514224535&ref=nf)
Silent is Cool
World Silent Day (WSD) merupakan kampanye yang terinspirasi dari tradisi hening/Nyepi selama 24 jam di Bali. Nyepi dimaksudkan untuk introspeksi diri bagi manusia dan memberi waktu istirahat bagi bumi dari serbuan aktivitas manusia. Pada saat pelaksaan nyepi tersebut orang-orang berpantang untuk bepergian, bekerja dan menyalakan lampu. Bahkan lapangan terbang di Bali tutup selama 24 jam pada hari tersebut. Banyak orang tidak percaya mengenai hal ini namun juga kagum bahwa masyarakat Bali mampu mengurangi aktivitas yang menghasilkan emisi karbon selama 24 jam penuh.
Tradisi ini dtawarkan pada komunitas global sebagai solusi mengurangi emisi gas rumah kaca.
Selama lebih dari 4 miliar tahun, bumi telah memberikan semua anugerag untuk manusia tanpa henti. Apa yang telah kita berikan sebagai balasannya? Sadarkah bahwa balasan yang kita berikan lebih banyak berupa racun dan kerusakan untuk bumi? Saat ini bumi menghadapi kerusakan lingkungan, konlik sosial atas sumber daya yang kian langka dan perubahan iklim. Semuanya, disebbkn terutama oleh aktivitas produksi dan konsumsi manusia yang tidak ramah lingkungan. Manusia harus sadar bahwa bumi perlu waktu untuk memulihkan diri.
Apa yang bisa kita lakukan?
Salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan hening untuk mendinginkan bumi. Setiap orang dapat berpartisipasi dlam World Silent Day ini dengan melakukan pengurangan konsumsi energi serta bahan lainnya secara kreatif. Hening selama 24 jam mungkin sulit bagi masyarakat saat ini. Tetapi upaya mengurangi kontribusi emisi tetap bisa dilakukan. Misalnya seminggu sekali bersepeda ke tempat kerja atau mematikan beberapa barang elektronik.
Bagaimana kita bisa berpartisipasi dalam kampanye World Silent Day (WSD)?
Mudah saja... yang perlu kita lakukan hanya sebisa mungkin meminimalisir aktivitas yang membutuhkan banyak energi serta konsumsi sumber daya alam.
World Silent Day (WSD) dilaksanakan serempak diseluruh dunia pad tanggal 21 Maret. Kita berusaha untuk mengurangi konsumsi energi dan sumber daya alam lainnya selama 4 (empat) jam dimulai dari pukul 10 pagi hingga 4 siang hari.
Beberapa hal diantaranya yang bisa kita lakukan untuk kampanye World Silent Day (WSD) tersebut yaitu:
- berbagi pengetahuan tentang pemanasn global dalam keluarga dan komunitas
- memelihara dan menanam pohon
- membaca buku dan berdiskusi
- menggunkan sepeda atau jika menggunakan mobil lain agar bersama-sama
- hemat menggunakan air dan kurangi pemakaian air panas
Mudah bukan...??? So, yuuuk kita mulai melakukan kampanye World Silent Day (WSD) dari diri sendiri dan berusaha mengajak orang-orang disekitar kita untuk turut serta menyelamatkan bumi yang kita cintai ini.
Kalo masih banyak pertanyaan mengenai global warming dan World Silent Day (WSD) ini, bisa langsung menghubungi:
info@worldsilentday.org
bali.climatechange@gmail.com
mysilent@worldsilentday.org
www.worldsilentday.org
Jl. Penggubengan Kauh 94, Kerobokan, Kuta
Phone: 0361735321
Subscribe to:
Posts (Atom)