Back to School!

Morning guys, it's 14th of July 2008. Dan sekarang waktunya untuk kemabli ke bangku sekolah. entah itu yang dari Sd ke SMP, SMP ke SMA, SMA ke Kuliah. Ada rasa excitement yang sangat besar menanti untuk bertemu teman baru, lingkungan baru, cara belajar baru (bahkan barang-barang baru juga ya... he he). Pastinya juga ada rasa takut... 'Bisa gak ya dapat teman', 'Bisa gak ya ngikutin pelajran', 'Susah gak ya pelajarannya'. Duh, MOS juga sudah menghantui. Disuruh bawa ini itulah, disuru buat yg aneh-aneh lah, disuru jongkok bangun lah, tapi percaya deh semua itu bakal jadi kenangan yg indah. Just go with the flow.

But it's okay, semua pasti bisa. Selamat buat yang sudah keterima di tempat yang diinginkan. Dan buat yg 'terpaksa' masuk ke sekolah yg kurang diinginkan, don't worry, sekolah bukan satu-satunya tempat kamu untuk memperkaya diri. Anyhow... Congratulation yaaa!!!

What makes you a Balinese?


PhotobucketKemarin aku jalan-jalan ke toko buku loakan, dan menemukan satu majalah (yang sebenarnya kurang menarik), tapi ternyata salah satu artikel di dalamnya sangat menyentil orang Bali. Sebagai orang Bali akupun jadi bertanya-tanya, sebenarnya apakah yang disebut sebagai orang Bali? Apa saja kriteria sehingga kita bisa disebut sebagai orang Bali dan tidak lagi menjadi orang Bali? Buat kamu-kamu yang masih muda, coba deh baca artikel di bawah ini, dan mulailah berpikir mengenai ke'ajegan'mu sebagai remaja Bali.Artikel kuketik tanpa mengubah sama sekali. Tulisan asli oleh Putu Wijaya dalam majalah Latitudes tahun 2003, dengan judul asli "Being Balinese".

Apa yang menyebabkan seseorang menjadi orang Bali? Agama? Tanah kelahiran? Tempat tinggal? Adat istiadat? Perilaku? Cara berpikir? Tindakan? Amal? Kepribadian? Pakaian? Ucapan? Niat?
Aku tidak lagi pergi ke pura. Aku sembahyang menurut caraku sendiri di dalam hati. Aku tidak lagi ke banjar, kalau terdengar suara kentongan, aku hanya membayar denda dengan uang, sebab aku harus setiap hari berada di kantor. Aku tidak lahir dan tinggal di Bali, tetapi seluruh kebijakan local Bali seperti desa-kala-patra, karma-pala, rwa bhineda, dan sebagainya, menjiwai hidup dan sepak terjangku.

Apakah aku bukan orang Bali, karena aku tidak memakai kain? Ke mana-mana aku memakai celana jeans dan sepatu kats. Bicara pun aku tidak lagi pakai bahasa Bali, karena bahasa Indonesia membuatku bisa berhadapan setara dengan siapa saja. Hidupku tidak terbelit upacara, karena tugas-tugasku begitu banyak supaya bisa bertahan hidup. Ketika orang-orang datang ke tetangga, aku tidur untuk menyiapkan tenaga.

Aku tidak bisa menari. Tidak bisa menabuh. Tidak bisa melukis atau membuat patung. Masih berhakkah aku disebut orang Bali?

Bagaimana kalau aku menyebut diriku orang Bali, tak peduli apa kata orang, tak peduli apa yang kulakukan? Yang penting, aku merasa diriku orang Bali. Tak cukupkah menjadi orang orang Bali hanya dengan mengatakan bahwa aku ini orang Bali?
Apakah aku berhenti menjadi orang Bali, ketika orang mencapku bukan Bali? Jadi Bali adalah sebuah cap? Kalau sudah berhasil kena cap, lalu akan melekat, apapun yang dilakukan, apapun yang dipikirkan?

Atau Bali sebuah ideologi? Sikap mental? Sikap jiwa?
Ami tak mampu menjawab pertanyaan itu. Ia tertimbun. Lalu sakit. Dalam sakitnya ia mengigau.

Aku bukan orang Bali. Aku tidak mau jadi orang Bali. Aku sudah cacat. Aku sudah terkontaminasi. Aku sudah berkhianat. Aku tak berhak lagi menjadi Bali. Aku sidah asing kepada Bali.

Bila Bali adalah satuan atura, atau bila Bali adalah satuan idiom-idiom hidup yang sudah mati, adat-istiadat yang sudah beku, tata cara yang kaku, aku tidak mau. Aku berhenti menjadi orang Bali.

Keluarga Pak Amat bingung. Mereka buru-buru mencari dukun. Ami disangka sudah kena santet. Tapi dukun mencoba menolong akhirnya kesurupan sendiri dan berteriak-teriak. Ia mengatakan bahwa Bali sedang sakit. Masyarakatnya sedang bingung. Bali sedang menghadapi masa depan yang gelap. Segala sesuatu tentang Bali ternyata sudah berubah dan akan terus berubah. Mencari sesuatu yang Bali saat ini, sesah. Semua nilai sedang goyah. Itu semua kata dukun.

Pak Amat membentak dukun yang dianggapnya sudah main sabun.
Kamu dukun palsu, kata Pak Amat. Kamu bukan mengobati, tapi membuat yang sakit tambah parah.

Tapi Bu Amat menanggapi dengan tenang.
Tak ada yang salah. Kita semua sedang tumbuh. Bali memang benar sedang merumuskan doirinya kembali. Menjadi orang Bali sekarang, juga memerlukan perumusan baru. Tapi tidak berarti kalau menurut rumusan itu kamu bukan orang Bali, kamu tidak Bali, karena rumusan itupu sifatnya temporer.

Ami perlahan-lahan pulih kembali. Bukan karena pertanyaan-pertanyaan sudah terjawab, tetapi karena terbiasa. Toh ia tetap tidak tahu apakah ia orang Bali atau bukan. Juga baginya tetap gelap bagi orang Bali itu seperti apa. Ami hanya merasa, bahwa ia orang Bali, tak peduli betapapun keadaannya berbeda dengan segala persyaratan tentang siapa itu orang Bali.
Aku orang Bali, titik, kata Ami. Aku tidak peduli yang lain-lain. Bali adalah sebuah konsep. Tidak Bali juga sebuah konsep. Dan konsep-konsep itu berubah. Mungkin zamannya berubah, atau karena apresiasi kita yang bergerak. Apapun yang kulakukan, apapun yang kupakai, apapun yang kukatakan, kupercaya sebagai Bali. Dan itu untuk sementara sudah cukup.
Lalu Ami menikah. Pasangannya bukan orang Bali. Disitu Ami kembali bertanya.

Apakah aku bukan orang Bali lagi, karena aku sudah dikawin bukan orang Bali. Apakah kebalian itu bergerak dan berubah karena pernikahan? Atau konsep bali itu diam, teguh di tempatnya, sekali dia ada. Artinya, kemanapun aku pergi, apapun yang kulakukan, sekali aku orang Bali, semuanya akan tetap Bali? Tak peduli suka atau tak suka?
Ami kemudian punya anak. Anaknya tidak lagi tinggal di Bali. Bahkan belum pernah pergi ke Bali. Kalau ditanya siapa dia, jawabnya: Aku orang Indonesia. Samasekali tak ada keinginannya untuk dianggap sebagai orang Bali. Bahkan ia samasekali tidak pernah tertarik kepada Bali. Karena mewarisi bakat dagang dari Ami, lalu ia membuka sebuah bengkel.

Anak itu tumbuh cepat. Dan pada gilirannya iapun menikah. Pilihannya orang asing berdarah Belgia. Karena kesulitan, atau karena memang diniatkan, ia kemudian pindah ke Belgia mengikuti istrinya. Di situ ia membuka warung masakan Indonesia. Nama restorannya: Bali.
Masyarakat disekitar, para langganan, selalu mengatakan cucu Ami itu orang Bali. Bukan orang Indonesia. Dan yang bersangkutan tak peduli. Mau disebut apa juga biarin, katanya, asal makan di restoranku.

Pada suatu kali Ami dan Amat mengunjungi anak itu.
Apakah kamu tidak sadar bahwa kamu ini orang Bali, Tanya Ami.
Anak itu menggeleng. Tidak.
Kalau begitu kamu benar-benar orang Bali.
Anak itu tetap menggeleng, sekarang tidak mengerti.
Kamu bingung, mengapa kamu kami sebut orang Bali?
Ya.
Karena kamu orang Bali.

Anak itu tersenyum. Aku tidak peduli katanya. Tidak ada yang berubah aku disebut orang Bali atau bukan. Tidak ada yang harus dibantah atau disetujui. Ami menggeleng. Kamu keliru. Dengan menyebut kamu sebagai orang Bali atau dengan menyadari diri kamu sebagai orang Bali, kamu akan ikut mengusung Bali ke masa depan.
Anak itu tertawa. Aku tinggal di Belgia, aku tidak peduli.
Ami mengangguk. Dengan mengatakan tidak peduli, kamu juga sudah ikut mengusung Bali ke masa depan.

Judul asli : Being Balinese
Latitudes Magazine. October 2003. Volume 33Photobucket

Finally, the new look... (UPDATED)

Morning people... Mungkin cuman tiga jam aku sempat tidur. Lagi-lagi karena gregetan dengan template weblognya The Youth Corner, akhirnya aku semalam suntuk ngedit and ngerombak total templatenya theYC. Emang dasarnya manusia yah, gak pernah puas. Lagian siapa bilang nge blog itu gampang? Emang perlu sedikit utak atik. Sekadar nulis-nulisnya sih gampang aja klo emnag gak terlalu peduli dengan desain. Nah klo pengen desain sesuai dengan yang kita mau itulah yg bisa bikin kepala mumet mikirin gimana caranya. Mungkin ini udah yg ke 4 (empat) kalinya kita ganti template. Gak puas, tapi gak ada yg bisa bantu buat desainnya kita sesuai yg kita mau... dengan gratis (he he).Photobucket
Dalam rangka ganti Logo
Yup, sekalin juga dalam rangka ganti logo, temen-temenku di theYC akhirnya ku setrap juga ampe malem untuk ikut bantuin buatin logo yang baru. Soalnya banyak complaint tentang logo yg lama. Yaa warnanya gak matching lah, ya gak bisa kebaca dari jauh lah. ya ini lah ya itulah. Nah, sekarang (setelah melalui perdebatan yg alot) akhirnya logo yg baru keluar. Hmmm... moga-moga aja semua suka.Photobucket Logo theYC lamaPhotobucket Logo theYC baru
Nothing is Perfect, termasuk Blogger
Mungkin udah hampir 7 (tujuh) bulan lebih kita makai layanan dari Blogger, dan mungkin sudah selama itu juga kita gak puas dengan si Mr.Blogger ini (sorry ya Blogger). Pengen sih rasanya kita pindah ke layanan platform Blogging yg laen, tp setelah sempet coba juga, duh emang gak ada yg perfect ya di dunia ini.Basically sih pengennya bisa ngelakuin beberapa hal di bawah ini nih:
  1. Template yg bisa diubah atau di edit dgn gampang (soalnya gk terlalu ngerti dengn bahasa HTML and CSS apalagi PHP). 
  2. Postingan yg bisa dibuat sticky, alias ada yg bakal tetep berada di atas sebagai artikel utama untuk kurun waktu tertentu.
  3. Bisa ada gallery yg langsung terintegrasi dari dalam platform.
  4. Supaya bisa ngasi tag 'Read More' secara otomatis.
  5. And tetep FREE (maunya)
Akhirnya pilihan tetap jatuh ke Blogger, meski ini buat kita-kita terpaksa belajar sedikit cara ngutak ngatik isi dalemannya. But anyway, Mr. Blogger semoga kamu dengerin keluh kesahnya kita yah. Jangan mau kalah ama blogging platform yg laen.Photobucket Design weblog lamaPhotobucket Desain weblog baru
Photobucket

Beasiswa - Juni IV

PhotobucketPhD studentship in Control and Instrumentation-University of Leicester
By Beasiswa Indonesia
... awarded solely on the basis of academic merit. The studentship is available for three years, and the student is not required to undertake any [...]
http://beasiswa.blogsome.com/2008/06/08/phd-studentship-in-control-and-instrumentation-university-of-leicester/
Beasiswa Indonesia Scholarship
http://beasiswa.blogsome.com

ASEAN Scholarships for Indonesia
By Milis Beasiswa(Milis Beasiswa)
Students from Indonesia are welcome to apply for the ASEAN Scholarships for Indonesia to enter Singapore schools at the Secondary Three level. Candidates who are not short-listed for the scholarships will be considered for the Merit ...
http://id-scholarships.blogspot.com/2008/06/asean-scholarships-for-indonesia.html
International Scholarships
http://id-scholarships.blogspot.com/

PhD Scholarships for Research in Indonesia on Community ...
By CPNS BANK BUMN(CPNS BANK BUMN)
PhD Scholarships for Research in Indonesia Expressions of interest are sought for two PhD scholarship positions to carry out field research in Indonesia on community, environment and local governance issues. ...
http://scholarshipbeasiswa.blogspot.com/2008/06/phd-scholarships-for-research-in.html
INFO BEASISWA (SCHOLARSHIP RESOURCE)
http://scholarshipbeasiswa.blogspot.com/

PhD position Department of Physics and Technology, Bergen Norway
By Beasiswa Indonesia
... 2008 (or earlier) in the field of Acoustics within the R&D programme “Fiscal measurement of oil and gas”. The position is financed by “The [...] For details and more daily-updated scholarship visit: http://beasiswa.blogsome.com.
http://beasiswa.blogsome.com/2008/06/07/phd-position-department-of-physics-and-technology-bergen-norway/
Beasiswa Indonesia Scholarship
http://beasiswa.blogsome.com

MSc Scholarships, Politecnico di Torino, Italy
By BAGASIKOE OWNER(BAGASIKOE OWNER)
The Eni Project offers international students (in particular from Congo, Egypt, Indonesia, Kazakhstan, Nigeria, Pakistan, Russia or Saudi Arabia) the possibility to receive a scholarship and other benefits to graduate from the ...
http://s2-s3.blogspot.com/2008/06/msc-scholarships-politecnico-di-torino.html
Beasiswa or Scholarship Info
http://s2-s3.blogspot.com/

Japan Scholarship Kochi University of Technology
By Beasiswa Indonesia
Special Scholarship Program (SSP) was established in 2003 in order to support the advanced research of the university by enlisting the help of highly capable international students. Every year in April and October, the university ...
http://beasiswa.blogs.ie/2008/06/06/japan-scholarship-kochi-university-of-technology/
Informasi Beasiswa Indonesia
http://beasiswa.blogs.ie

PhD Scholarship human-computer interaction
By Beasiswa Indonesia
PhD Scholarship human-computer interaction (2x2 years) The Expertise centre for Digital Media (EDM, www.edm.uhasselt.be) is a research institute of Hasselt University in Belgium. The research team of about 80 people performs scientific ...
http://beasiswa.blogsome.com/2008/06/06/phd-scholarship-human-computer-interaction/
Beasiswa Indonesia Scholarship
http://beasiswa.blogsome.com

PhD Scholarship in computer science
By beasiswa.indonesia@gmail.com (Beasiswa Indonesia)
... computer graphics, human-computer interaction and multimedia & communication technology. Hasselt University calls for candidates for the following vacant position (m/f) in EDM:. PhD Scholarship in computer science (2 x 2 jaar) ...
http://lowonganbeasiswa.com/2008/06/06/phd-scholarship-in-computer-science/
Info Lowongan Beasiswa
http://lowonganbeasiswa.com

FULBRIGHT PROGRAMS FOR 2009 - 2010 STUDY YEAR
By beasiswa
The primary focus of the Fulbright Program in Indonesia is to promote mutual understanding between the Republic of Indonesia and the United States of America through educational exchange and academic scholarship. ...
http://infobeasiswa.dagdigdug.com/2008/06/06/fulbright-programs-for-2009-2010-study-year/
Beasiswa
http://infobeasiswa.dagdigdug.com/

Beasiswa - Juni III

PhotobucketScholarship for Humanities at Seoul National University
By scholarship
Silk Road Scholarship - Eligibility: Students whose nationality is as followings Myanmar, Vietnam, Laos, Indonesia, Cambodia, Thailand, Nepal, Afghanistan, India, Bangladesh, Pakistan, Mongolia, Uzbekistan, Kazakhstan, Kyrgyzstan, ...
http://scholarships-search.co.cc/type/scholarship/scholarship-for-humanities-at-seoul-national-university/>
Scholarship Centre - Beasiswa...
http://scholarships-search.co.cc>


30 doctoral grants, Hausdorff Center for Mathemathics (Germany)
By Beasiswa Indonesia
... offers a PhD program in mathematics based upon the well-known teaching and research tradition of the Department of Mathematics and the Max [...] For details and more daily-updated scholarship visit: http://beasiswa.blogsome.com.
http://beasiswa.blogsome.com/2008/05/24/30-doctoral-grants-hausdorff-center-for-mathemathics-germany/>
Beasiswa Indonesia Scholarship
http://beasiswa.blogsome.com>

MA in Advanced European and International Studies
By Beasiswa Indonesia
Deadline for scholarship applications for the MAEIS: The deadline for scholarship applications is May 31st, 2008 In any case, applications and especially request for financial aid should reach the I.EH.EI as early as possible in order ...
http://beasiswa.blogsome.com/2008/05/22/ma-in-advanced-european-and-international-studies/>
Beasiswa Indonesia Scholarship
http://beasiswa.blogsome.com>

[Indonesia] Lippo Bank (LB) Scholarship 2008 for Undergraduate Program
By admin
PT Bank Lippo Tbk (“LB”), a major investee company of Khazanah Nasional Berhad, Malaysia, believes in developing the human capital in The Republic of Indonesia. In this regard, LB is pleased to offer scholarships and financial ...
http://beasiswaluarnegeri.com/indonesia_lippo_bank_lb_scholarship_2008_for_undergraduate_program>
Info Beasiswa Luar Negeri - Scholarsh...
http://beasiswaluarnegeri.com>

Short Surfing Lesson : Teknik & Tips 1

Sebelum kamu baca artikel ini ada baiknya kamu cek dulu artikelku sebelumnya tentang Short Surfing Lesson : Pengalamanku. Sebelum praktek langsung ke pantai untuk surfing beneran, kami diberi pengarahan dulu oleh pelatih ProSurf yang dah jago surfing. Setelah pemanasan sekitar lima menit untuk melemaskan tubuh, pelatih surfing memberikan penjelasan tentang papan surfing, jenis-jenis angin dan ombak, teknik-teknik paddle hingga teknik surfing. Aku mau berbagi informasi nih tentang belajar surfing khususnya bagi pemula.



1. Pastikan kita telah memakai pakaian yang nyaman dan aman untuk surfing. Maksudnya, yang tidak membatasi gerakan tubuh kita dan pastikan juga gak kedodoran (kebesaran) biar nantinya gak lepas tatkala surfing (bisa tengsin donk, maunya bergaya keren-keren eee malah malu-maluin, hehee).

Photobucket

2. Yang harus kita lakukan sebelum surfing adalah warming up ato pemanasan dulu biar badan dan otot-otot kita tidak shock dan kram nantinya. Pemanasan gak perlu lama-lama, lima menit saja sudah cukup asalkan kita melakukannya dengan sungguh-sungguh dan benar. Maksudnya, gerakan pemanasan harus benar-benar dilakukan oleh seluruh bagian tubuh mulai dari bagian kepala hingga ujung jari kaki kita.



3. Pastikan juga untuk melindungi kulit kita dengan lotion tabir surya (UV protection), bukan hanya biar kulit kagak menghitam aja, tapi juga buat jaga-jaga dari pengaruh sinar matahari yang berlebihan ke kulit kita. Lotion UV protection bukan hanya buat cewek lho, para cowok juga penting memakai lotion UV protection buat perlindungan kulitnya.



4. Kita kudu mengenal dan mengetahui keadaan pantai sebagai areal surfing kita nanti.

a. Kalo kita surfing di pantai umum, akan ada bendera khusus sebagai tanda untuk areal yang boleh untuk surfing dan areal yang khusus untuk berenang saja. Tanda untuk batasan surfing yang diperbolehkan agar tidak terlampau ke laut lepas juga ada, lifeguard atau penjaga pantai akan memastikan para surfer untuk mematuhi tanda-tanda tersebut demi keselamatan kita. Tanda-tanda bendera pembatas tersebut akan berubah-ubah sesuai dengan pasang-surut pantai dan arah angin, untuk itu kita harus jeli memperhatikannya.

b. Berhati-hati dengan batu karang yang ada di pantai, karena bisa sangat berbahaya bagi para surfer. Papan surfing kita bisa rusak apabila berbenturan dengan batu karang, dan terlebih lagi badan kita bisa terluka. Karena itu, kenali dulu betul-betul pantai tersebut.


c. Perhatikan pula pola dan arah angin pantai pada saat itu. Pola dan arah angin akan menentukan pola dan jenis-jenis ombak, nah kita kudu jeli memperhatikan angin dan ombak buat mendukung surfing kita. Ombak yang bagus buat surfing adalah ombak yang tidak pecah, yaitu ombak yang bergulung-gulung dan tidak lekas menjadi buih. (maaf guys, pelajaran mengenai angin dan ombak gak aku dengarkan dengan baik soalnya sambil sedikit ngantuk, hehee maaf ya tar aku tanya lagi deh ma para surfer ato ke magicwave)


5. Surfing kudu pake surfboard, kalo nggak… namanya renang gaya bebas (hehee). Makanya, make sure kita dah ada surfboard sebelum nyemplung ke pantai buat surfing. Surfboard terdiri atas permukaan atas yang terdiri dari bagian depan atau disebut juga nose/hidung, badan board, ujung belakang board yang terdapat tali pengaman atau disebut juga leash serta pada bagian bawah board terdiri atas sirip/fin untuk menjaga keseimbangan. Surfboard terdiri atas beragam ukuran, bentuk dan desain. Surfboard pada umumnya terbuat dari polyurethane foam dan fiberglass, adpula yang terbuat dari kayu serta dari carbon sehingga menjadi ringan. Bagian permuakaan/deck board harus dilapisi wax untuk memudahkan kita berdiri diatas papan. Macam-macam surfboard diantaranya yaitu:

a. Longboard, disebut juga Malibu Board. Ukurannya sekitar 8 – 14 kaki. Keunggulan dari longboard ini adalah kestabilan untuk mengapung dan keseimbangan dipermukaan air. Untuk itulah longboard sangat cocok untuk digunakan oleh surfer pemula. Longboard mempunyai kestabilan untuk menjaga keseimbangan dan memberikan daya dorong bagi surfer sewaktu berada diatas ombak. Versi dari longboard ini diantaranya adalah jenis Tri-Fin atau yaitu longboard dengan tiga buah sirip yang akan memberikan ekstra keseimbangan. Ada pula jenis longboard The Gun yang panjangnya sekitar 9 – 12 kaki, kelebihannya yaitu memberikan kenyamanan dan kestabilan ketika paddle (mengayuh untuk mencari ombak ke tengah pantai) dan kestabilannya ketika meluncur diatas ombak. Ada pula versi The 2+1 Longboard merupakan versi longboard yang sirip atau fin board dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi dan mempunyai daya manufer yang sangat hebat.

b. Funboard, disebut juga midsize board, yaitu surfboard dengan ukuran antara longboard dan shortboard. Funboard dapat dikatakan sebagai happy medium size board karena bisa menjadi pilihan alternative bagi para surfer yang “ragu” untuk menggunakan longboard maupun shortboard (hehee…. Nyari amannya aja ya jack ^_^).


c. Shortboard, merupakan surfboard yang sering digunakan oleh para surfer professional karena mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi dan membutuhkan keahlian khusus untuk mengendalikan kestabilan dan keseimbangannya ketika diatas ombak . Panjangnya sekitar 6 – 7 kaki, dengan ujung/nose yang tajam dan memiliki ekor bulat ataupun persegi, serta biasanya memiliki 3 buah sirip namun adapula yang hanya memiliki 1 sirip bahkan hingga 6 buah sirip.


d. Bodyboard merupakan bentuk lain dari dari surfboard. Bodyboard biasanya pendek dan sangat ringan karena didalamnya terbuat dari dow/polyethylene, arcel, polypropylene yang dilapisi oleh plastic serta busa/foam lembut. Bahan pembuat bodyboard ini sangat sesuai untuk surfing di air dingin dan tidak mudah untuk membengkok/melengkung. Apabila papan terlalu mudah dan terlalu sedikit membengkok/melengkung maka akan mengurangi kecepatan. Oleh karenanya, bodyboard cocok pula untuk pemula yang masih belum cukup stabil mengapung dan menyesuaikan kecepatan daya dorong ombak. Biasanya tali pengaman bodyboard panjang dan dipasang di tangan surfer, namun adapula yang dipasang di kaki. Bodyboard biasanya tanpa sirip/fin untuk memberi kebebasan untuk bergerak, namun kita harus ekstra menjaga keseimbangan tubuh. Walaupun demikian, bodyboard sangat nyaman untuk digunakan karena lebih ringan dan fleksible. Sehingga cukup aman apabila kita terjatuh dari papan, maka kita tidak akan terluka oleh papan.


Next... Short Surfing Lesson : Teknik & Tips 2 Photobucket