Tips: 10 cara memenangkan Aplikasi Beasiswa / Scholarship

Hari ini ngecek-ngecek email, eh ternyata nemu satu artikel bagus nih dari blog nya Yudhi. Aslinya sih artikel ini ditulis oleh Kay Peterson, Ph.D. di FastWeb. Artikel ini tentang tips yyg bakal berguna banget sebelum kamu-kamu berencana untu mengisi formulir aplikasi beasiswa ke luar negeri, sehingga nantinya aplikasi kamu berpeluang besar untuk memeangkan beasiswa tersebut. Tips-tips beirkut dikompilasi dari berbagai sumber penyedia sponsor beasiswa di seluruh dunia. (Thx a lot for Yudhi for providing this article)

Tip #1: Apply hanya jika kamu benar-benar yakin bahwa kamu memang pantas dan mampu (dari segi nilai dan kemampuan). Bacalah dengan seksama semua persyaratan dan arahan, sehingga nantinya aplikasi yg kamu ajukan memang pantas untuk kamu dan kamu pun gak akan buang duit percuma untuk beasiswa yg memang gak sesuai untuk kamu. Cek sekali lagi persyaratannya sebelum kamu mengirim aplikasimu.

Tip #2: Isikan semua informasi dengan penuh! Jika memang ada pertanyaan yg tidak ada jawabannya, maka katakan hal tersebut di kolom yg disediakan. Jangan tinggalkan kolom dengan kosong ya! Sediakan semua materi pendukung seperti transkrip nilai, surat rekomendasi, dan essay.

Tip #3: Ikutilah petunjuk dengan benar! Sediakan semua hal yg diserukan, dan lebih baik tidak usah sediakan hal-hal yg memang tidak penting dan tidak diserukan - karena dengan memberikan atau menambahkan hal-hal yg memang tidak diserukan bisa membuat kamu didiskualifikasi lho!

Tip #4: Kebersihan dan kerapian sangat diperhitungkan! Selalu ketik aplikasimu, dan saat kamu mengeprint lakukanlah dengan rapi dan pantas. Buatlah beberapa kopi dari semua formulir sebelum kamu mengisinya. Gunakan kopi dari formulir tersebut sebagai 'orat-oret' sampai kamu benar-benar pasti untuk mengisi formulir yg final.

Tip #5: Tulislah essay yang menimbulkan impresi yang kuat terhadap dirimu! Kunci untuk membuat essay yang kuat adalah menjadilah dirimu sendiri, be personal, dan spesifik & fokus pada apa yg menjadi tujuanmu. Termasuk di dalamnya detail yg cukup untuk membuat pengalamanmu seolah-olah hidup: ilmu 5W + 1H, the who, what, where, when, why, dan how dari topik essay mu. Pengalaman yg paling sederhana pun bisa menjadi sangat berpengaruh dan berkesan jika kamu benar-benar menjadi jujur saat menceritakannya dan jujur mengenai bagaimana kamu benar-benar terpengaruh akan pengalaman tersebut.

Tip #6: Perhatikan semua deadline atau tenggat waktu! Untuk membantumu tetap berada sesuai jalur dan tepat pada waktunya, tetapkan target paling tidak 2 (dua) minggu dari tanggal /tenggat pengiriman yang ditentukan di dalam aplikasi. Sehingga kamu bakal punya cukup waktu untuk berbenah semisal ada kesalahan dan ada waktu untuk mengecek kembali (kali-kali aja kantor posnya libur tiba-tiba! Di Bali kan banyak libur soalnya, he he). Jangan mengandalkan waktu perpanjangan karena hanya sedikit sekali lembaga penyedia beasiswa yg menyediakan waktu perpanjangan.

Tip #7: Pastikan setiap detail informasi yg ada di dalam tiap kolom terisi dengan seharusnya, dan terisi pada tempatnya! jangan sampai ada kolom atau informasi yang tertinggal blank alias kosong tidak terisi, dan pastikan pula semua informasi sudah pada tempatnya. Baca dulu baik-baik sebelum mengisi informasi yg diperlukan.

Tip #8: Selalu menyiapkan back-up alias data cadangan kalau-kalau terjadi sesuatu (termasuk itu back up dari USB maupun fotokopi back up surat-surat). Kalau semua dokumen dan aplikasimu terorganisir rapi dan pada tempatnya kamu bakal mudah untuk mengambil dan memperbanyaknya tepat pada saat dibutuhkan.

Tip #9: Selalu cek kembali dokumen dan aplikasi kamu! Proofread alias cek per kata dan per kalimat (kalau perlu) keseluruhan aplikasimu dengan hati-hati. Hati-hati dengan kesalahan ejaan dan kesalahan ketik/huruf/kata. Mintalah bantuan teman /ortu untuk ngecek kebenaran aplikasimu.

Tip #10: Carilah bantuan jika kamu memang memerlukannya. Jika kamu menemukan permasalahan dengan aplikasi, jangan segan-segan untuk menelepon atau berkirim email dengan organisasi penyedia dana atau si pihak sponsor.


Tulisan asli oleh Kay Peterson, Ph.D. di FastWeb
Ditulis kembali oleh Yudhi di halaman ini
Di terjemahkan ulang oleh the Youth Corner

No comments:

Post a Comment